Pertolongan Pertama Pada Orang yang Tersengat Listrik

Pernah mengalami bagaimana rasanya tersengat listrik dan mendapatkan pertolongan darurat dari orang di sekitar anda ? Nah, sekarang giliran anda untuk menolong orang yang tersengat listrik dengan cara yang tepat sesuai dengan mengikuti langkah Pertolongan Pertama Pada Orang yang Tersengat Listrik berikut.

Pertolongan Pertama Pada Orang Tersengat Listrik

pertolongan pertama pada orang yang tersengat listrik

  1. Jangan panik ! Sebelum bisa menolong orang lain, ada baiknya jika anda berada dalam kondisi tenang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  2. Sebekum menyentuh korban, pastikan tangan anda kering dan terlindungi.
  3. Perhatikan apakah korban masih terhubung dengan aliran listrik atau tidak, karena jika lalai anda juga akan menjadi korban tambahan sengatan listrik tersebut.
  4. Segera matikan sumber listrik. Jika tidak memungkinkan, gunakankan benda yang tidak menghantarkan listrik seperti kayu dan plastik atau anda juga bisa minta bantuan orang lain untuk mematikannya (jika ada).
  5. Pindahkan korban ke tempat aman dengan sirkulasi udara yang lancar

Jika korban tidak bernafas :

  • Baringkan korban di atas permukaan yang rata. Bersihkan mulut dan jalan pernapasan dari muntahan atau cairan yang keluar (jika ada).
  • Tengadahkan kepala korban dengan meletakkan telapak tangan pada dahi, sementara jari tangan lain mendorong dagu korban ke atas.
  • Pencet hidung korban dengan ibu jari, kemudian ambillah napas dalam-dalam. Letakkan mulut pada mulut korban yang terbuka, lalu tiup dengan cepat 2 kali.
  • Hentikan meniup jika dada korban sudah mengembang. Dekatkan telinga ke hidung korban untuk memastikan benar-benar bernapas.
  • Perhatikan dada korban, apakah ada gerakan naik turun pertanda dia sudah bernapas.
  • Ulangi prosedur tersebut sampai korban benar-benar dapat bernapas sendiri atau sampai ambulans datang.

Perlunya pertolongan pertama seperti ini dilakukan bertujuan untuk meminimalisir beberapa dampak negatif dari sengatan listrik seperti luka bakar atau jantung yang berhenti berdenyut lebih lama. Hal ini tentunya sangat dikhawatirkan walaupun pada kenyatannya luka bakar yang dialami dapat disembuhkan dengan obat luka bakar yang sesuai dengan kondisi luka yang terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *