Limbah Darah Sapi Bisa Jadi Alternatif Luka Bakar

Limbah darah sapi terdengar sangat menjijikan apalagi jika harus dibayangkan, namun apakah anda tahu bahwa ternyata Limbah Darah Sapi Bisa Jadi Alternatif Luka Bakar ?

Obat Luka Bakar Limbah Darah Sapi

obat luka bakar limbah darah sapi

Tak ada yang menyangka jika limbah darah sapi bisa dimanfaatkan sebagai dalam membantu penyembuhan luka bakar. Fakta ini berasal dari Rahmad Dwi Ardhiansyah, Riefky Pradipta Baihaqie, Muhammad Nuri Nuha Naufal, Muhammad Atabika Farma Nanda dan Aprilia Maharani, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan, UGM, yang menciptakan solusi alternatif luka bakar dari limbah darah sapi dalam bentuk obat luka bakar salep.

Mereka menunjukan jika obat luka bakar dari limbah darah sapi ini telah teruji pada tikus denga hasil yang cukup efektif dalam membantu penyembuhan luka bakar. Pengujian dilakukan dengan memberikan besi panas pada tikus dan sudah dianastesi (bius). Kemudia mereka mengoleskan salep darah sapi pada luka tersebut, dan hasilnya luka bakar yang terjadi pada tikus dapat sembuh dengan baik dengan pemakaian di setiap pagi, siang dan malam, sehingga bisa sembuh dalam waktu kurang dari 21 hari.

Salep luka bakar dari limbah darah sapi ini diproses melalui beberapa tahap. Awalnya darah sapi diambil ini harus disentrifugasi (saring atau pisahkan padatan dan cairan) terlebih dahulu, setelah mendapat bagian darah yang diinginkan, campur dengan vaselin album sebagai bahan dasar salep. Campuran dari kedua bahan inilah yang menghasilkan salep bernama Platelet Rich Plasma (PRP).

Pemanfaatan darah sapi ini karena kandungan platelet yang di dalamnya terdapat 7 macam Growth Factor sebagai penyembuh luka. Selain bersifat dan berperan dalam penyembuhan luka, namun kandungan ini juga bersifat antimikrobial.

Limbah darah sapi yang dimanfaatkan menjadi obat luka bakar ini, juga tentunya dapat mengurangi pembuangan limbah yang dapat mencemari lingkungan karena tak bisa diuraikan dengan baik. Penemuan yang luar biasa ! 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *